About

PADI Artground ; Go Public!


photo courtesy of Frans Ari Prasetyo

Dahulu, Kini dan Kelak.
Didirikan pada tahun 1997 PADI Artground adalah salah satu ruang seni di kota Bandung yang masih dapat bertahan dan aktif mengadakan kegiatan hingga saat ini. Sedari awal didirikan PADI Artground selalu mengadakan pameran dengan skala nasional dan Internasional. Beberapa bahkan mengawali karir mereka dengan berpameran di PADI Artground. Berjalan selama 8 tahun dengan Rifky Effendy sebagai kurator tetapnya, PADI Artground memberikan begitu banyak sumbangsih bagi perkembangan seni rupa Bandung melalui berbagai program pameran, diskusi dan workshop. Dikarenakan satu dan lain hal pada tahun 2005, PADI Artground menggelar pameran terakhirnya, dan vakum untuk beberapa saat. Pada tahun 2009, PADI Artground kembali menggelar pameran dan untuk pertama kalinya aktif kembali setelah hampir 4 tahun vakum dikarenakan kekosongan pada wilayah manajemennya. Sejak saat tersebut PADI Artground kembali mencoba untuk memberikan kontribusi bagi perkembangan seni rupa Bandung melalui berbagai program pamerannya yang selalu mengharuskan adanya diskusi dari seniman yang berpameran. Walaupun program yang diadakan belumlah pada tahap rutin dan intensif akan tetapi dari tahun 2009 hingga 2010 PADI Artground berhasil mengadakan 15 pameran.  Memang tidak semua pameran diadakan berasal dari program yang disusun oleh manajemen PADI Artground. Akan tetapi pameran yang diadakan pada masa tersebut telah
melalui proses seleksi dari dewan kuratorial temporer. Dengan susunan sebagai berikut :

* Direktur : Dodi Sagir
* Program Manajer : Rifandy Priatna, Panca Dwinandika
* Desainer : Endira FJ.
setelah berjalan selama hampir satu tahun dan melewati berbagai hambatan dan kendala. Pada tahun ini kami sebagai dewan kuratorial temporer bermaksud untuk meminta bantuan dari kawan-kawan sekalian untuk menjadi bagian dari dewan kuratorial PADI Artground periode 2011-2013. Langkah tersebut kami ambil untuk mewujudkan PADI Artground sebagai ruang publik di bandung yang mampu memberikan kesempatan bagi setiap eksperimentasi, eksplorasi, inspirasi dan riset dari seniman, budayawan, desainer, sastrawan serta insan kreatif di Bandung untuk saling berbagi pengalaman, pemikiran, wawasan serta pengetahuan dengan masyarakat umum. Ada banyak hal yang mendasari kami untuk akhirnya merancang sebuah dewan kurator yang keanggotaannya diserahkan kepada publik sepenuhnya, yang paling utama adalah mengembalikan fungsi PADI Artground sebagai ruang publik untuk dikelola dan dikembangkan oleh publiknya sendiri. Dengan tujuan ruang tersebut akan selalu ‘dekat’ dan teraktualisasikan secara berkala dan dengan sendirinya karena setiap program yang ada didalamnya merupakan ekspresi dari kebutuhan publiknya. Kami  menyadari keterbatasan yang kami miliki sebagai dewan kurator temporer saat ini, akan tetapi kami yakin dengan bantuan kawan-kawan sekalian, PADI Artground dapat menjadi ‘rumah’ bagi segala macam pengembangan, pengalaman, pengetahuan, eksperimen dan riset dari berbagai disiplin bertemu dan bersinergi. Dulu PADI Artground pernah memberikan warna, nuansa serta sensasi yang beragam bagi seni rupa Bandung, kini kami mencoba untuk membangun kembali agar kelak PADI Artground dapat menjadi  ruang seni alternatif yang dapat memberikan inspirasi yang berkelanjutan bagi seni rupa Bandung. Dengan segenap kerendahan hati, kami meminta kerelaan kawan-kawan sekalian untuk menjadi bagian dari dewan kurator PADI Artground dan  memberikan kritik, masukan  demi pengembangan program PADI Artground yang akan datang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s